Ternyata tulisan tanganku nggak seburuk yang kukira
Ternyata tulisanku tak seburuk yang kukira. Bagus kok, lumayan ga buruk-buruk amat.
Yang penting kan masih bisa dibaca, _ya kan?_
Aku pun menyadari bahwasanya kita tak perlu mencaci karya diri sendiri, merasa iri atas apa yang orang lain miliki, cukup sadari dan syukuri bahwa kita pun tak seburuk yang kita kira selama ini.
Tulisan kita sama-sama bagus kok, meskipun berbeda tahukah kamu bahwa di situlah letak keunikannya. Aku yang dulunya selalu menganggap tulisan orang lain lebih bagus daripada tulisanku, lebih rapi daripada tulisanku, lebih enak dibaca daripada tulisanku. Ternyata anggapanku itu kurang tepat karena kita sama-sama memiliki keunikannya masing-masing dan tak menutup kemungkinan orang lain malah menganggap tulisan kita lebih baik, lebih bagus, dan lebih rapi dari tulisannya.
Iya, mungkin adakalanya kita merasa minder nggak puas sama apa yang bisa kita perbuat dan kita usahakan, tapi minderlah secukupnya.
Masalah ini sepertinya lumrah dirasakan tiap orang. Jadi, bukan cuma kamu saja yang merasakannya, aku pun sama sepertimu, bahkan sekarang aku sedang mengusahakannya untuk tidak berlarut-larut dalam emosi negatif dan pikiran negatifku itu. Dan jangan disangka orang lain sama sekali nggak merasakan itu, tak menutup kemungkinan mereka juga pasti pernah merasakannya. Tinggal gimana cara kita menyikapinya bagaimana, tentu kita punya cara kita masing-masing untuk menyikapinya.
So, intinya mari sama-sama belajar menyadari bahwa perbedaan itu unik dan bukan untuk merendahkan satu sama lain atau pun membuat mental yang lain nge-down.
Don't underestimate yourself!.
Jika merasa diri ini kurang tandanya kita masih belajar.
Yuk, pelan-pelan menyadari bahwa kita berharga dan tak seburuk yang kita kira dan jangan lupa letakkan sesuatu sesuai porsinya, secukupnya. #kontemplasipagi 🍃
Aku pun menyadari bahwasanya kita tak perlu mencaci karya diri sendiri, merasa iri atas apa yang orang lain miliki, cukup sadari dan syukuri bahwa kita pun tak seburuk yang kita kira selama ini.
Tulisan kita sama-sama bagus kok, meskipun berbeda tahukah kamu bahwa di situlah letak keunikannya. Aku yang dulunya selalu menganggap tulisan orang lain lebih bagus daripada tulisanku, lebih rapi daripada tulisanku, lebih enak dibaca daripada tulisanku. Ternyata anggapanku itu kurang tepat karena kita sama-sama memiliki keunikannya masing-masing dan tak menutup kemungkinan orang lain malah menganggap tulisan kita lebih baik, lebih bagus, dan lebih rapi dari tulisannya.
Iya, mungkin adakalanya kita merasa minder nggak puas sama apa yang bisa kita perbuat dan kita usahakan, tapi minderlah secukupnya.
Masalah ini sepertinya lumrah dirasakan tiap orang. Jadi, bukan cuma kamu saja yang merasakannya, aku pun sama sepertimu, bahkan sekarang aku sedang mengusahakannya untuk tidak berlarut-larut dalam emosi negatif dan pikiran negatifku itu. Dan jangan disangka orang lain sama sekali nggak merasakan itu, tak menutup kemungkinan mereka juga pasti pernah merasakannya. Tinggal gimana cara kita menyikapinya bagaimana, tentu kita punya cara kita masing-masing untuk menyikapinya.
So, intinya mari sama-sama belajar menyadari bahwa perbedaan itu unik dan bukan untuk merendahkan satu sama lain atau pun membuat mental yang lain nge-down.
Don't underestimate yourself!.
Jika merasa diri ini kurang tandanya kita masih belajar.
Yuk, pelan-pelan menyadari bahwa kita berharga dan tak seburuk yang kita kira dan jangan lupa letakkan sesuatu sesuai porsinya, secukupnya. #kontemplasipagi 🍃
Komentar
Posting Komentar